Andreas menjawab bahwa ia ingin tahu di manakah Yesus tinggal. Yesus menjawab, “Marilah dan kamu akan melihatnya.”
Belum lama Andreas tinggal bersama Yesus, ketika ia menyadari bahwa
Yesus adalah sungguh-sungguh Mesias. Sejak saat itu, ia memutuskan untuk
mengikuti Yesus. Ia menjadi murid Yesus yang pertama.
Selanjutnya,
Andreas membawa saudaranya Simon (St. Petrus) kepada Yesus. Yesus
menerima Simon juga sebagai murid-Nya. Pada awalnya, kedua bersaudara
itu tetap menjalankan pekerjaan mereka sehari-hari sebagai nelayan dan
mengurus keluarga mereka. Kemudian Yesus meminta mereka untuk tinggal
bersama-Nya sepanjang waktu. Ia berjanji akan menjadikan mereka penjala
manusia, pada waktu itulah mereka meninggalkan jala mereka. Menurut
tradisi, dikatakan bahwa sesudah Yesus naik ke surga, St. Andreas
mewartakan Injil ke Yunani. Ia dijatuhi hukuman mati dengan disalibkan,
tubuhnya diikatkan pada salib, bukan dipakukan. Andreas bertahan dua
hari lamanya dalam penderitaan itu. Masih juga Andreas mempunyai cukup
kekuatan untuk berkhotbah kepada orang banyak yang berkerumun di
sekeliling rasul yang mereka kasihi.
Dua negara memilih St. Andreas sebagai pelindung mereka, yaitu Rusia dan Skotlandia.
“Setelah
Andreas tinggal bersama Yesus dan belajar banyak dari-Nya, ia tidak
menyimpan harta itu bagi dirinya sendiri saja, melainkan bergegas
membagikannya kepada saudaranya.” ~ St. Yohanes Krisostomus.
Dikutip dari : yesaya.indocell.net
0 komentar:
Posting Komentar