"Gereja Katolik"
diketahui pertama kali digunakan dalam surat dari Ignatius dari
Antiokhia pada tahun 107, yang menulis bahwa: "Di mana ada uskup,
hendaknya umat hadir di situ, sama seperti di mana ada Yesus Kristus,
Gereja Katolik hadir di situ."
Di pusat
doktrin-doktrin Gereja Katolik ada Suksesi Apostolik, yakni keyakinan
bahwa para uskup adalah para penerus spiritual dari keduabelas rasul
mula-mula, melalui rantai konsekrasi yang tak terputus secara historis.
Perjanjian Baru
berisi peringatan-peringatan terhadap ajaran-ajaran yang sekedar
bertopengkan Kekristenan, dan menunjukkan bahwa para pimpinan Gereja
diberi kehormatan untuk memutuskan manakah yang merupakan ajaran yang
benar. Gereja Katolik mengajarkan bahwa Gereja Katolik adalah
keberlanjutan dari orang-orang tetap setia pada kepemimpinan apostolik
(rasuli) dan episkopal (Keuskupan) serta menolak ajaran-ajaran palsu.
Dikutip dari : www.imankatolik.or.id
0 komentar:
Posting Komentar