Suatu
ketika ia mengunjungi seseorang yang amat miskin yang tinggal di sebuah
gua. Ia makan makanan kasar yang dimakan orang miskin itu. Ia berbicara
kepadanya dengan kata-kata yang lembut serta menghibur. Lalu ia pergi.
Di kemudian hari, ia kembali mengunjungi orang miskin itu lagi dan
dengan jelas mengatakan kepadanya, “Aku ini rajamu.”
Alangkah
terkejutnya si orang miskin itu! Raja menyangka bahwa orang itu pasti
akan meminta suatu hadiah atau pertolongan darinya. Tetapi, ternyata
tidak. Sebaliknya, orang miskin itu berkata:
“Engkau
meninggalkan istanamu serta kemuliaanmu untuk mengunjungiku di tempat
yang gelap serta kumuh ini. Engkau makan makanan kasar yang aku makan.
Engkau membawa kebahagiaan dalam hatiku. Bagi orang lain engkau
memberikan hadiah-hadiah berlimpah. Bagiku engkau telah memberikan
dirimu sendiri.”
Sumber: “Meaning of Christmas”; Societas Verbi Divini, USA Western Province; www.svd-ca.com
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya”
0 komentar:
Posting Komentar